[13/06/17] Tentang Anak Kos Dodol Horror Karya Dewi Dedew Rieka

Informasi Buku

Judul: Anak Kos Dodol Horror
Penulis: Dewi “Dedew” Rieka 
Penerbit: Gradien Mediatama 
ISBN: 9786022081456
Tahun publikasi: 2015
Cetakan: kedua (2015)
Jumlah halaman: 228 halaman
Buku: milik pribadi
Temukan buku ini di Goodreads


Blurb

Bangunan bercat merah muda dan bertingkat itu dikenal dengan nama Puri Cantika 2. Kosan legendaris dengan penghuninya yang ajaib dan dodol. Saking dodolnya sampai ada pihak-pihak yang barangkali telah khilaf untuk memfilmkannya.
Nah, setelah nongol di layar lebar dengan Anak Kos Dodol The Movie, ganti penghuni tak kasatmatanya yang ingin unjuk gigi. Sudah ada yang bersaksi bahwa aura kegelapan di kosan Puri Cantika 2 itu, kuat… terlalu kuat. Anak kos baru bahkan memilih bye-bye ketimbang harus berhadapan dengan makhluk berbadan hijau-besar di pojok kamarnya. Siapa? H… Hulk? Shrek?
Sisi lain dari kehidupan anak-anak kos dodol terungkap di buku bertajuk AKD Horror ini. Bikin merinding, sekaligus nyengir. Menciutkan nyali namun bikin penasaran. Welcome to Puri Horrortika!

Menurut Farah Tentang Buku Ini
Dari sekian banyak buku yang aku miliki sampai saat ini, mungkin buku inilah satu-satunya buku yang bisa aku labeli sebagai buku horor-komedi. Horor memangnya bisa dipadukan dengan komedi? Well… Tentu saja bisa! Buktinya saja ada buku ini 😎😎 Aku memutuskan untuk membaca ulang buku ini setelah tanpa sengaja menemukan bukunya ketika menyusun ulang rak bukuku beberapa hari yang lalu. Bersama dengan buku The Naked Traveler Anthology: Horror, buku ini menjadi bacaan alternatifku untuk menghindari reading slump bulan ini.

Berbeda dari buku The Naked Traveler Anthology: Horror yang memang menyuguhkan kisah-kisah seram yang terjadi pada para penulisnya selama perjalanan travelling mereka, buku Anak Kos Dodol Horror sendiri mengisahkan tentang berbagai cerita “seram” berbalut komedi yang terjadi ketika sang penulis, Dewi Dedew Rieka atau akrab disapa Dedew, masih menyandang status sebagai anak kos-kosan merangkap mahasiswi di Djogjakarta. Meskipun memang ada beberapa cerita yang cukup mengerikan di buku ini, cara penyampaian penulis yang jenaka malah membuat pembaca nyengir tertawa karena kelucuan yang terjadi, terlepas dari fenomena horor yang diceritakan dalam ceritanya.

Beberapa cerita sendiri menurutku tidak tepat untuk dikategorikan sebagai cerita horor (baca cerita berjudul “Jam Berapa Sekarang?”). Salah satu cerita bertajuk “Horor di Malam Minggu” malah lebih cenderung seperti cerita komedi dibandingkan cerita horor menurutku (miris sekali ya kalau kita bandingkan dengan judulnya 😝). Mungkin diselipkan beberapa cerita yang tidak terlalu seram agar mood-nya tidak terlalu suram ya 😄😄

Dari cerita horor yang bersinggungnya dengan makhluk dari dunia seberang sampai cerita horor yang muncul masih di dunia yang kita sendiri tempati bisa ditemukan di dalam buku ini. Aku yang memang sudah menggemari buku-buku karya Dedew dari dulu sangat menikmati cara Beliau menyampaikan cerita dengan “dodol” namun tetap asyik.

Kalau kau penasaran dan ingin membaca cerita seram tapi tidak ingin ketakutan sendiri, buku horor-komedi ini bisa dijadikan salah satu alternatif bacaan untukmu. Meskipun disampaikan dengan jenaka hawa seram ceritanya tetap terasa kok 🎃

Rating
3.8/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *