[08/10/16] Tentang Pedoman bagi Penerjemah Karya Rochayah Machali

Buku ini membuka mataku tentang dunia penerjemahan dan membuatku lebih mengapresiasi pekerjaan luar biasa dan mulia yang dilakukan oleh para penerjemah di Indonesia ini.



Informasi Buku 
Judul: Pedoman Bagi Penerjemah.
Penulis: Rochayah Machali
Penerbit: Kaifa
ISBN: 9791284424       
Tahun publikasi: 2009 (pertama kali dipublikasi pada
tahun 2000)
Jumlah halaman: 252 halaman
Buku: pinjaman dari perpustakaan Universitas Andalas
Temukan juga
buku ini di Goodreads
Blurb

Profesi
penerjemah di tengah masyarakat Indonesia masih sering dipandang sebelah mata
dan kurang mendapat pengakuan. Padahal penerjemah Indonesia mampu lebih
berkiprah di dunia internasional dan dengan demikian dapat berperan dalam lalu
lintas informasi dan pengetahuan antar-bangsa. Buku Pedoman bagi Penerjemah ini
antara lain cara memeriksa kualitas terjemahan—sebab, penerjemahan yang bukan
sekadar mengganti bahasa, melainkan juga soal perasaan yang ingin disampaikan
penulis. Selain itu, ditunjukkan pula cara menjadi penerjemah yang baik, yaitu
dengan berdedikasi menguasai bahasa sumber dan bahasa sasaran. Melalui karya
Rochayah Machali ini, penerjemah dapat meningkatkan kemampuan penerjemahan dan
memperbaiki kualitas karya terjemahannya. Sebuah buku yang patut dimanfaatkan
oleh setiap orang sesuai disiplin ilmunya, khususnya bagi pengajar penerjemah,
editor, redaktur, reporter, sekretaris, praktisi pendidikan, komunitas penatar
penerjemah dan penerjemah di Indonesia (Goodreads).


Menurut Farah Tentang Buku Ini
Aku tidak
sengaja menemukan buku ini ketika sedang berputar-putar di perpustakaan hari
itu. Sebagai seseorang yang pernah “iseng-iseng” mencoba untuk
menerjemahkan beberapa artikel wawancara, aku pun memutuskan untuk membaca buku
ini untuk lebih menyelami apa dunia penerjemahan itu sebenarnya. Tidak ada hal
yang salah ketika ada ucapan bahwa kegiatan penerjemahan tidak semudah yang
terlihat oleh orang-orang. Kegiatan penerjemahan memang tidak sesederhana itu.
Pertama-tama,
buku ini membahas tentang apa sebenarnya definisi dari
“menerjemahkan” itu sendiri. Sudah semestinya kita memahami apa makna
sesungguhnya dari “menerjemahkan” sebelum menjadi seorang penerjemah
yang baik, bukan? Dalam bab-bab selanjutnya, dibahaslah hal-hal lain yang
merupakan dasar dalam dunia penerjemahan. Apa tujuan dari menerjemahkan itu,
apa saja metode dalam penerjemahan, bagaimana cara menerjemahkan yang baik dan
benar, dan masih banyak hal yang lain. 

Setelah membaca buku ini, aku semakin sadar bahwa kegiatan penerjemahan
benar-benar menuntut ketelitian, kepiawaian, dan pengetahuan  dari seorang
penerjemah. Dalam menerjemahkan, akan ada berbagai hal yang harus
dipertimbangkan dan diputuskan oleh seorang penerjemah. Misalnya saja ketika
kita akan menerjemahkan sebuah artikel wawancara, tujuan dari penerjemahan ini
adalah untuk komunikasi bukan? Dalam menerjemahkannya, kita harus berhati-hati
agar tidak ada pergeseran makna yang terjadi. Baik ketika menerjemahkan
pertanyaan dari si pewawancara dan juga menerjemahkan jawaban yang diberikan.
Tentu saja kita tidak ingin pembaca menangkap makna yang salah dari hasil
terjemahan kita.

Selain tingkat penguasaan bahasa (bahasa sumber terjemahan dan bahasa sasaran
terjemahan) seorang penerjemah yang harus baik, pengetahuan seorang penerjemah
juga merupakan hal penting. Ketika menerjemahkan artikel yang berbau ekonomi,
politik, atau medis otomatis tentu saja seorang penerjemah harus melek dengan
istilah-istilah yang ada dalam masing-masing bidang tersebut agar dapat
menghasilkan terjemahan yang baik dan akurat. 

Buku ini membahas tentang berbagai topik penting terkait dengan kegiatan
penerjemahan dan dapat memperkenalkan pembacanya ke dalam dunia penerjemahan.
Namun, buku ini sepertinya akan lebih dinikmati oleh rekan-rekan yang
berkecimpung dalam dunia linguistik karena banyaknya istilah terkait dengan
bidang ilmu itu. Aku sendiri sempat kesulitan memahami beberapa bagian karena
tidak tahu dengan makna dari istilah yang digunakan.
Terlepas
dari hal itu, buku ini memang lebih memperkenalkanku dengan dunia penerjemahan
dan membuatku lebih mengapresiasi penerjemah-penerjemah yang ada di sekitar
kita. Karena kegiatan penerjemahan memang tidak semudah yang kita perkirakan.
Rating
3,8/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *