[05/10/18] Tentang Kartun Riwayat Peradaban Jilid 2 Karya Larry Gonick

https://www.instagram.com/p/BojETXqnV8X/?taken-by=farbooksventure 
“Kenapa? Nggak pernah liat badak bulukan?”

Informasi Buku

Judul: Kartun Riwayat Peradaban Jilid 2 (Bab 8-13) 
Penulis: Larry Gonick 
Penerjemah: Frans Kowa, Damaring Tyas Wulandari Palar 
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia    
Bahasa: Indonesia 
ISBN: 9786024241544
Tahun publikasi: 2017 (Pertama kali dipublikasikan tahun 1994) 
Cetakan: Keenam (Oktober 2017) 
Jumlah halaman: 312 halaman 
Buku: milik pribadi
Temukan buku ini di Goodreads
Blurb
Kartunis Larry Gonick
mengubah pandangan kita tentang pelajaran sejarah dengan buku ini!
Berbagai peristiwa dalam sejarah peradaban manusia disajikan secara
dahsyat, menawan, seram, tapi juga kocak–dalam Kartun Riwayat Peradaban
Jilid II: Peradaban India dan Tiongkok berikut segala penemuan dan
filsafat yang dihasilkannya, riwayat negara Romawi dari berdiri hingga
runtuhnya, serta kelahiran berbagai agama besar dunia seperti Hindu,
Buddha, dan Kristen. Ada pula adegan-adegan yang mengilhami berbagai
mahakarya sastra seperti Mahabharata, Sam Kok, dan Julius Caesar!
Menurut Farah Tentang Buku Ini
Ulasanku tentang buku Kartun Riwayat Peradaban Jilid 1 dapat ditemukan di sini.
Tanpa terasa tujuh bulan sudah berlalu sejak aku membaca jilid pertama dari seri buku Kartun Riwayat Peradaban di bulan Maret 2018. Masih sama seperti buku pendahulunya, dalam jilid kedua ini Larry
Gonick kembali menguraikan rangkaian sejarah peradaban manusia lewat
media kartun lucu dan menghibur.
Dalam buku jilid pertama, pembaca sudah menikmati kisah tentang fenomena ledakan besar (bigbang) yang mengawali pembentukan alam semesta sampai lika-liku yang dihadapi oleh peradaban awal manusia seperti peradaban Mesir dan Yunani. Dalam jilid kedua sendiri, pembaca akan melihat kelanjutan dari penutup di bab terakhir buku jilid pertama ketika Alexander Agung akan memasuki India. Berbeda dari buku jilid pertama yang terdiri dari 7 bab, buku jilid kedua ini hanya memuat 6 bab (bab 8-13). Berikut adalah daftar 6 bab yang menyusun buku 312 halaman ini;
  • Bab 8 (Apakah Segalanya Keramat?)
Bab ini dibuka dengan perintah Alexander Agung yang menyuruh prajuritnya untuk berbalik arah setelah selama beberapa saat sempat menginjakkan kaki di India yang terasa begitu asing. Secara lebih jauh, bab ini memaparkan tentang bagaimana India pada awalnya merupakan bagian dari benua Afrika. Setelah proses panjang selama beratus tahun, sebagian daratan kemudian berpisah dari Benua Afrika dan membentuk India. Perpisahan ini juga memicu terbentuknya Pengunungan Himalaya. Pembaca juga akan memperoleh informasi tentang orang-orang awal yang menghuni India dan bagaimana berbagai macam sistem kepercayaan dan masyarakat berkembang di daerah itu.
  • Bab 9&10 (Urusan Keluarga & Capeknya Jadi Bangsawan)
Kisah dalam kedua bab ini bergeser ke wilayah lebih timur di dunia. Dalam bab 9 dan 10 kita akan menemukan uraian kisah panjang tentang kehidupan pada beberapa abad awal di wilayah Tiongkok. Lengkap dengan semua dinasti yang jatuh dan bangun dalam sejarahnya. Sepanjang cerita kita juga akan menemukan berbagai nama familiar seperti filsuf Confusius.
  • Bab 11&12 (Kaum Republik & “Serahkan Kepada Kaisar”)
Dua bab ini didedikasikan untuk memaparkan kisah panjang dan (tentu saja) penuh lika-liku dari masa keemasan dan kegelapan Peradaban Romawi. Aku rasa kedua bab ini merupakan dua bab paling penuh kekerasan dari 6 bab yang ada dalam Kartun Riwayat Peradaban Jilid 2 (Padahal semua bab sama saja, violence everywhere!). Setelah membaca buku ini, aku baru menyadari bahwa perang merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah peradaban umat manusia. Miris memang tapi itulah fakta yang ada. Setelah damai pasti ada perang. Usai perang muncul masa tenang (walaupun biasanya hanya sebentar).
  • Bab 13 (Satu Atau Tiga Jalan?)
Kartun Riwayat Peradaban Jilid 2 ditutup dengan bab yang langsung mengisahkan tentang ketiga daerah yang sudah dibahas sebelumnya dalam buku ini; India, Romawi, dan Tiongkok. Dalam Bab 13, secara pararel pembaca akan dapat mengetahui hal apa saja yang terjadi di ketiga daerah ini pada saat bersamaan. 

Tidak hanya berhasil membuat belajar sejarah menjadi lebih
“menyenangkan”, ilustrasi lucu dalam Kartun Riwayat Peradaban juga
berhasil “mencerahkan” sejarah peradaban manusia yang sebenarnya lumayan
kelam karena dipenuhi dengan perang, skandal, dan kematian.
Seriously guys, the amount of war on this book is endless
Aku benar-benar merekomendasikan rangkaian buku Kartun Riwayat Peradaban ini untuk pembaca yang menggemari bacaan sejarah menyenangkan di luar sana.
Rating
4/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *