[22/12/18] Tentang Four Psychos Karya Kitty Cunning

“So if you were a boy band, you’d be One Erection,” I state, rambling because they have me nervous.



Informasi Buku

Judul: Four Psychos
Penulis: Kitty Cunning 
Penerbit: C.M. Owens (self-published)*
ISBN: –

Bulan/tahun publikasi: November 2017
Jumlah halaman: 210 halaman
Buku: e-book milik pribadi
Bahasa: Inggris
Kategori umur: adult (new adult) 
Temukan buku ini di Goodreads


Blurb

I’m not so different from most people.
Like everyone else, I have life goals.

Goal #1: Become a real girl instead of this invisible ghost thing I currently am.

Goal
#2: Convince the four men I’ve been haunting for the past five years to
pick me to be their new toy after goal one is complete.

Goal #3: Figure out who/what I am and why I can’t remember anything past the five years I’ve been haunting this quad.

Goal #4: Eat popcorn.

See? Perfectly normal. Sort of.
Gotta start small, after all.
It’s not like anyone else is perfect either.

**Sexual situations
**Reverse Harem
**Dark humor galore
**Language warning 



Menurut Farah Tentang Buku Ini

Keputusanku untuk membaca Four Psychos berawal dari sebuah artikel di situs Book Riot. Alkisah pagi itu aku sedang berselancar santai di Twitter. Tanpa sengaja, artikel dari Book Riot ini muncul dan langsung menarik perhatianku. Waktu itu aku memang baru saja keluar dari jebakan reading slump dan penasaran ingin membaca buku dari genre yang belum terlalu aku kenal. Setelah membaca artikel inilah aku baru mengenal novel dengan genre reverse harem romance. Bagi yang familiar dengan dunia manga/anime Jepang pasti sudah bisa menduga buku ini akan seperti apa. Senang rasanya karena memutuskan untuk membaca Four Psychos ini meskipun sempat skeptis di awal.


Narator sekaligus heroine dalam Four Psychos (sebut saja Keyla) bukanlah heroine tipikal dalam buku-buku romantis semacam ini. Sebagai narator Keyla itu lucu dan menghibur. Sebagai protagonis wanita utama dalam novel harem, Keyla tidak buta akan cinta sampai merelakan dirinya “diinjak-injak” oleh laki-laki yang jelas-jelas tidak menghargai keberadaannya. Keyla adalah seorang wanita realistis dan mau menerima kenyataan tidak mengenakkan yang tersaji dihadapannya. Aku rasa pembaca yang menyukai protaganis wanita yang kuat dan badass akan menyukai Keyla.




Dari segi cerita sendiri, meskipun tidak terlalu tergila-gila pada genre fantasi aku sangat menyukai world-building dalam novel Four Psychos ini. Semesta dalam buku pertama seri The Dark Side ini memang masih lumayan kabur. Pembaca masih belum mengetahui pasti hierarki dan hal mendetail tentang dunia yang dihuni Keyla. Secara garis besar, pembaca akan menyadari bahwa kisah fantasi dalam buku yang satu ini tidak jauh kaitannya dari topik mitologi kuno tentang Lucifer, underworld, dan hell. Bahkan identitas pasti Keyla sendiri masih merupakan sebuah misteri. Aku pikir ini adalah strategi yang tepat untuk memastikan pembaca membaca novel selanjutnya dari tetralogi ini.



Hal ajaib lain dari Four Psychos ini adalah karakter para lelaki dalam ceritanya yang memang sempurna dari segi fisik tapi sangat minus dalam hal sikap dan perilaku. Karakter bad boy dalam cerita fiksi bukan merupakan hal baru memang. Akan tetapi, seringkali karakter bad boy ini berubah menjadi “lebih baik” seiring dengan kemunculan heroine cerita. Hal ini tidak terjadi dalam Four Psychos. Alih-alih menerima Keyla dengan tangan terbuka, empat orang lelaki ini malah menaruh kecurigaan pada Keyla yang tidak memiliki niatan jahat apa-apa pada mereka. Kenyataan inilah yang memicu Keyla menjadi heroine tegar seperti yang sudah aku uraikan di atas.


Kalau kamu kebetulan sedang ada dalam mood untuk membaca buku reverse harem romance yang antimainstream, Four Psychos adalah buku yang tepat untukmu. Fun fact: Bau-bau kisah romantis bahkan belum muncul dalam novel 210 halaman ini. Daya tarik Four Psychos sendiri sebenarnya terletak pada world-building yang menarik, karakter dalam cerita yang unik, dan konflik membuat penasaran. Setelah mulai membaca, kamu tidak akan sabar untuk menamatkan kisah Keyla ini sampai buku keempat.


Rating

4/5



Tulisan Lain Dalam Kiriman Ini

1. Book Riot – A Beginner’s Guide to Reverse Harem Romance
2. Wikipedia – Harem (genre)
3. Wikipedia – Lucifer

Farah di tempat lain: Goodreads | Instagram | Twitter


*Kitty Cunning adalah nama pena (pseudonim) dari C.M. Owens
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *